Tadi sore, saya memoskan (bukan memposkan) sebuah surat yang berisi surat pengantar dan artikel yang berjumlah tiga halaman satu spasi dengan menggunakan jenis huruf georgia 10. Artikel ini sebenarnya telah dikirim melalui email kepada Surat Kabar Waspada pada bulan 7 Februari 2008 tetapi tidak terkirim karena alamat email koran ini mailbox. Lalu, saya membiarkannya begitu saja.
Komitmen untuk mengisi hari-hari dengan menulis dan mengirim tulisan ke media mendorong saya menengok kembali tulisan dalam file. Ternyata tulisah bertajuk “Tafsir al-Qur’an menuju Praksis” masih duduk manis di file Artikel Kirim Baru. Saya membacanya ulang dan kemudian mencetaknya dengan mesin cetak laset jet HP, termasuk sampul surat ke Koran Waspada Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No 1 Medan 20151 Sumatera Utara Indonesia. Setelah itu, saya beranjak untuk mengeposkan (apakah ini yang benar? Bukan memoskan?) melalui Kantor Pos kampus dengan perangko senilai RM 1.30.
Sebetulnya, alamat koran di atas saya peroleh ketika beranjangsana ke rumah Mas Ayi di U-Garden sebelah selatan kampus USM. Dari lantai tujuh, saya membelek koran derah ini. Sayangnya, edisi Minggu, sehingga saya tidak bisa melihat format opini dalam edisi cetak. Saya hanya mengenalnya dalam versi on line.
Lagi menempuh pendidikan di negeri seberang ya Pak? Bagaimana suasana kuliah di sana. Bagi-bagi pengamalan dong. Salam kenal.